News Detail

Cara Menangani Saraf Terjepit di Bagian Pinggang dan Leher, Wajib Tahu!

Home › News & Articles › Detail

Lifestyle 31 Mar 2021
Cara Menangani Saraf Terjepit di Bagian Pinggang dan Leher, Wajib Tahu!

Beban kerja yang tinggi baik di dalam ruangan maupun lapangan jika tidak dimbangan dengan gaya hidup yang sehat membuat seseorang rawan terkena penyakit. Salah satunya penyakit yang mengintai adalah saraf terjepit.

Orang-orang yang kerap mengangkat beban berat dan mereka yang duduk lama di kendaraan maupun kursi juga sama-sama berisiko terkena saraf terjepit jika tidak pandai menjaga diri

Saraf kejepit atau HNP (Herniated Nucleus Pulposus) adalah suatu kondisi di mana saraf tertekan oleh bagian sekitarnya. Ketika Anda mengalami kondisi saraf terjepit, tubuh Anda akan memberikan tanda berupa rasa nyeri. Kasus saraf terjepit yang ringan sering kali tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat juga muncul gejala nyeri yang hebat. Lokasi paling sering terjadinya saraf terjepit adalah di bagian pinggang (lumbal), leher (cervical) dan terakhir paling jarang adalah bagian punggung (thoracal).

Masalah nyeri di ketiga bagian tubuh itu tentu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat menghambat aktivitas sehari-hari dan produktivitas kerja.

PELD merupakan suatu teknik operasi saraf terjepit, dimana dapat dilakukan dengan bius lokal, hanya memerlukan sayatan sebesar 8mm, dapat dilakukan secara one day care/tanpa rawat inap, waktu operasi 20-40 menit, tidak perlu pemasangan alat implan dan perdarahan yang ditimbulkan sangat minimal. Pengerjaannya dilakukan dengan bantuan lensa dan monitor, sehingga saraf terlihat jelas dan dapat dihindari dari cedera.

Dengan luka sayatan hanya 8mm, teknik PELD memberikan beberapa keuntungan antara lain pasien akan minimal merasakan nyeri pasca operasi, dapat langsung mobilisasi jalan setelah operasi, sehingga pasien dapat lebih cepat untuk kembali beraktifitas atau bekerja.